Sabtu, 26 Oktober 2013

Tugas Psikologi Manajemen


Psikologi Manajemen
ü  Pengertian Psikologi
Secara etimologi manajemen berasal dari kata Yunani “psycho” yang artinya jiwa, dan “logos” yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologi Psikologi artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya, maupun latar belakangnya. Dengan singkat disebut Ilmu Jiwa. Secara terminologi Psikologi menurut kesimpulan para ahli adalah ilmu yang mempelajari semua tingkah laku dan perbuatan individu. Dimana individu tersebut tidak dapat dilepaskan dari lingkungannya.
ü  Pengertian Manajemen
Secara etimologis manajemen berasal dari kata “management” yang artinya ketatalaksanaan, tata pimpinan, dan pengelolaan. Dalam bahasa Arab istilah manajemen diartikan sebagai an-nizam, yang merupakan suatu tempat untuk menyimpan segala sesuatu dan penempatan segala sesuatu pada tempatnya. Secara terminology yang diambil kesimpulannya menurut para ahli manajemen adalah serangkaian kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengendalikan, dan mengembangkan segala upaya dalam mengatur dan mendaya gunakan sumber daya manusia, sarana dan prasarana untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
ü  Pengertian Psikologi Manajemen
Psikologi manajemen adalah suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses manajemen dalam rangka melaksanakan funsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
·         Perencanaan (Planning)
yaitu proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
·         Pengorganisasian (Organizing)
yaitu proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan bisa memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi bisa bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
·         Pengarahan (Actuating/Directing)
yaitu proses implementasi program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi.
·         Pengawasan (Controlling)
yaitu proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, dan diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan.

Manfaat Psikologi Manajemen 
·   Untuk mendapatkan pemecahan bagi masalah-masalah yang penting berkenaan dengan penggunaan tenaga manusia di dalam proses manajemen.
 ·      Agar dunia manajemen mampu menggunakan prosedur-prosedur yang lebih relevan / tepat untuk memecahkan masalah-masalah human (kemanusiaan).

Organisasi
Pengertian Organisasi - Istilah organisasi berasal dari bahasa yunani, yaitu "Organon" atau dalam bahasa Latin "Organum" yang berarti alat, bagian, anggota, atau badan. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), organisasi adalah kesatuan (susunan) yang terdiri atas bagian bagian orang dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi adalah sebuah wadah atau tempat berkumpulnya orang-orang yang diatur untuk bekerja sama dalam rangka mencapai tujuan bersama. Jadi inti organisasi adalah interaksi antar orang dalam sebuah wadah untuk melakukan sesuatu tujuan yang sama.
Berikut Pengertian Organisasi Menurut beberapa  Para Ahli :
1.  J.William Schulze
Menurut J.William Schulze,organisasi adalah suatu penggabungan dari orang orang, benda-benda, alat alat perlengkapan, ruang lingkup kerja dan segala hal yang berhubungan dengannya, yang disatukan dalam sebuah hubungan yang teratur dan sangat efektif untuk mencapai segala tujuan yang diinginkan.
2. Chester I.Barnard
Menurut Chester I.Barnard mengemukakan dalam buku beliau yang berjudul The Function Of The Executive, organisasi adalah suatu sistem mengenai usaha-usaha kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
3. James D.Mooney
Menurut James D.Mooney dalam buku beliau yang berjudul The Principles of Organization. Organisasi adalah segala bentuk persatuan/perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
4. Stoner
Menurut Sir Stoner Organisasi adalah sebuah pola yang menghubungkan orang orang di bawah arahan pimpinan (manager) untuk mencapai atau mengejar tujuan bersama.
5. Stephen P. Robbins
Menurut Stephen P.Robbins mengemukakan bahwa Organisasi adalah kesatuan aspek sosial yang terkordinasi secara sadar, dengan satu batasan yang cukup relatif dan bisa diidentifikasi, yang bekerja secara relatif dan terus menerus untuk mencapai tujuan kelompok atau tujuan bersama.

Ciri-ciri sebuah organisasi sebagai berikut :
·         Kumpulan manusia
·         Tujuan bersama
·         Kerja sama
·         Aturan-aturan
·         Pembagian tugas
Kumpulan manusia merupakan ciri pertama organisasi. Agar dapat disebut organisasi, kumpulan manusia ini harus mempunyai tujuan bersama dan setiap anggota harus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama tersebut. Inti dari sebuah organisasi adalah kerja sama. Tidak ada organisasi tanpa adanya kerja sama. Untuk melakukan kerja sama, dibutuhkan aturan yang mengatur semua orang yang terlibat dalam kelompok atau organisasi tersebut. 

Tujuan Organisasi
Dalam sebuah organisasi diperlukan kerja sama secara efektif, efisien, dan ekonomis untuk mencapai tujuan organisasi.
·         Efektif, artinya kegiatan organisasi tersebut dapat mendatangkan hasil yang baik atau dalam istilah organisasi berhasil.
·         Efisien, artinya dalam usaha mencapai tujuan dapat dilaksanakan dengan tepat, tidak membuang-buang waktu, tenaga, dan biaya.
·         Ekonomis, artinya dalam berorganisasi harus hati-hati dalam mengeluarkan uang, memakai barang, dan waktu, dengan kata lain tidak boleh boros.

Struktur Organisasi
                Secara umum terdapat 4 jenis struktur organisasi formal (Swastha&Sukotjo, 1991), yaitu struktur organisasi garis, struktur organisasi garis dan straf, struktur organisasi fungsional, dan struktur organisasi matriks.
1.       Struktur organisasi garis.
Struktur organisasi ini menerapkan aliran wewenang langsung dari top manajemen kepada manajemen dibawahnya. Pemimpin perusahaan memiliki kewenangan langsung dalam mengawasi bawahannya. Kelemahan model ini adalah tanggung jawab dipikul sepenuhnya oleh pemimpin perusahaan sehingga dapat terjebak pada pekerjaan yang bersifat administratif sehingga kekurangan waktu untuk memikirkan hal-hal dan rencana yang bersifat strategis. Struktur organisasi ini cocok untuk perusahaan berskala kecil dan menengah.
2.       Struktur organisasi garis dan staf.
Struktur organisasi ini merupakan gabungan antara organisasi lini dan departemen staf. Departemen staf memberikan saran kepada departemen lini. Pengambilan keputusan tetap pada departemen lini. Departemen staf hanya memberikan dukungan teknis khusus. Struktur organisasi ini banyak ditemukan pada perusahaan menengah dan besar.
3.       Struktur organisasi fungsional.
Pada struktur organisasi fungsional, masing-masing manajer adalah seorang spesialis atau ahli dan masing-masing bawahan mempunyai beberapa pimpinan. Manajer memiliki kekuasaan penuh untuk menjalankan fungsi-fungsi yang menjadi tanggung jawabnya.
4.       Struktur organisasi matriks.
Struktur organisasi ini merupakan suatu desain struktural yang menugaskan para spesialis dari berbagai departemen fungsional untuk bekerja pada suatu proyek yang dipimpin oleh seorang manajer proyek. Manajer proyek mempunyai otoritas terhadap staf yang terlibat. Jadi staf yang terlibat memiliki dua atasan, yaitu manajer lini dan manajer proyek. Model ini banyak digunakan diperusahaan besar dan perusahaan multinasional.
Namun secara umum organisasi dibedakan dalam beberapa jenis diantaranya :
1. Organisasi kemasyarakatan/social
2. Organisasi kemahasiswaan
3. Organisasi politik
            4. Organisasi dunia/kenegaraan dan sebagainya.

Manfaat dalam organisasi antara lain :
·         Menjalin kerja sama antara pengurus dan para anggota
·         Bisa mengerti pembagian tugas dan pembuatan program kerja
·         Bisa mengerti cara hidup disiplin
·         Melatih hidup bermasyarakat
·         Melatih hidup bersama orang lain
·         Belajar menghormati orang lain
·         Belajar memecahkan masalah secara bersama-sama
·         Belajar mengemukakan pendapat
·         Belajar menghargai pendapat
·         Belajar menaati peraturan dan tata tertib
·         Menambah pengetahuan dan wawasan
·         Meningkatkan persatuan dan kerukunan dalam masyarakat

Komunikasi
Komunikasi adalah proses sosial dimana individu-individu menggunakan simbol-simbol untuk menciptakan dan menginterpretasikan makna dalam lingkungan mereka. 

Pengertian komunikasi dari beberapa Para Ahli sebagai berikut :
1.       Raymond Ross
Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
2.       Gerald R. Miller
Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk memengaruhi perilaku mereka.
3.       Everett M. Rogers
Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
4.       Carl I. Hovland
Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.
5.       New Comb
Komunikasi adalah transmisi informasi yang terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.
6.       Bernard Barelson & Garry A. Steiner
Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
7.       Colin Cherry
Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.
8.       William J. Seller
Komunikasi adalah proses dimana simbol verbal dan nonverbal dikirimkan, diterima dan diberi arti.

Dimensi Komunikasi.
Dimensi-dimensi komunikasi meliputi dibawah ini :
·         Isi
Isi adalah apa yang dibicarakan dalam komunikasi antara satu orang dengan orang yang lain atau bahkan lebih.
·         Kebisingan
Kebisingan adalah tinggi rendahnya suara yaang terdengar dalam melakukan komunikasi.
·         Jaringan
Jaringan adalah sejauh mana seseorang meluaskan jangkauan informasinya dalam melakukan komunikasi. Diantaranya ada komunikasi yang bergantung  pada (jaringan satelit).
·         Arah
Komunikasi terdiri dari 2 macam arah yaitu :
ü  komunikasi satu arah adalah hanya ada satu orang berbicara menyampaikan infomasi untuk satu orang atau lebih contohnya promosi produk tertentu atau guru dikelas.
ü  Komunikasi 2 arah adalah adanya interaksi antara satu orang menyampaikan informasi satu orang atau lebih juga ikut berbicara sehingga terciptanya interaksi untuk menyampaikan beberapa informasi.

Daftar Pustaka
Masan. (2007). Panduan Belajar dan Evaluasi. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Wijatno Serian.  Pengantar Entrepreneurship. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
West Richard, Turner Lynn. (2008). Pengantar Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi. Jakarta : Salemba Humanika.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar